24 December 2021

Science Techno Park (STP) Unand merupakan suatu lembaga intermediari yang menghubungkan antara akademisi/inventor dengan industri. Selain memfasilitasi akademisi, STP Unand juga memfasilitasi UMKM di Kota Padang dalam menjalankan usahanya. Pada zaman pandemic seperti sekarang ini, STP Unand menyediakan sertifikasi digital marketing yang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) https://lspdigital.id/ untuk mendukung usaha UMKM. Kenapa digital marketing, karena banyaknya permasalahan UMKM saat ini adalah penurunan penjualan yang disebabkan oleh promosi yang tidak bagus dan menyesuaikan dengan keadaan zaman.zaman sekarang kalau masih tradisional, gak banget. Jadi untuk mewujudkan hal tersebut, kita perlu pelatihan digital marketing. Target STP Unand menjadikan UMKM yang telah digitalisasi baik itu di manajemennya maupun marketingnya.

21 July 2020

Padang – STP Universitas Andalas menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan workshop dan pelatihan mengenai “Pengolahan Sereh Wangi menjadi Produk Turunan yang Unggul”. Kegiatan ini di dampingi langsung oleh ketua STP Universitas Andalas dan dihadiri oleh Tim dari BAPPEDA Kota Solok yang dilaksanakan pada tanggal 21-22 Juli 2020 di Laboratorium Kimia, Biokimia, Hasil Pertanian dan Gizi Pangan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas.

stp 6

STP Universitas Andalas, saat ini tengah menjalin kerjasama dengan pemerintahan Kota Solok terkait inkubasi tenant Kota Solok. Salah satu kegiatan inkubasi yang dilakukan oleh STP Unand terhadap tenant Kota Solok adalah adanya workshop serta pelatihan terkait produk masing-masing. Saat ini, workshop dan pelatihan yang dilakukan berfokus pada Sereh Wangi dan olahan produk turunan lainnya.

 

          Belakangan ini, sereh wangi akan digadang-gadangkan sebagai salah satu produk andalan Kota Solok. Hanya saja, Tenant Kota Solok yang berfokus pada sereh wangi masih mengelolah sereh wangi menjadi produk standar seperti minyak. Padahal, minyak sereh wangi dapat di olah menjadi berbagai macam produk seperti sabun, lotion, lilin aroma terapi dan produk turunan lainnya. Oleh sebab itu sangat penting pemberian ilmu dan informasi kepada tenant agar dapat membuat dan memproduksi produk tersebut sehingga bisa mengembangkan usaha mereka menjadi lebih luas lagi.

stp 1   stp 2 stp 5

stp 3  stp 4

 

            Setelah mendapatkan teori mengenai sereh wangi, tenant kota Solok akan di ajak berkunjung ke Laboratorium Kimia, Biokimia, Hasil Pertanian dan Gizi Pangan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Andalas. Disini, tenant-tenant tersebut akan diajarkan secara langsung bagaimana cara membuat sabun dan lotion. Selain itu, tenant juga akan diajarkan cara penggunaan program untuk menghitung kebutuhan bahan dalam membuat produksi untuk skala besar agar jumlah bahan yang digunakan seragam sehingga menghasilkan produk yang sama atau homogen. Diharapkan dengan adanya workshop serta pelatihan ini, para tenant mampu memproduksi sendiri produk-produk olahan trunan berbahan dasar sereh wangi yang nantinya dapat dijadikan salah satu ikon Kota Solok.

24 July 2020

Padang- STP Unand. Program inkubasi yang tengah dilakukan oleh Science Techno Park (STP) Universitas Andalas bagi IKM di lingkungan pemerintahan Kota Solok, meliputi 4 bidang pengolahan produk pangan dan pertanian. Empat bidang tersebut meliputi: Minyak atsiri (Sereh wangi), rendang, kopi dan snack (makanan ringan tradisional). Ke-empat produk ini dinilai merupakan potensi daerah, yang sedang dikembangkan oleh Kota Solok.

WhatsApp Image 2020 07 25 at 10.06.09 1

Tahapan inkubasi yang dilakukan oleh STP Unand saat ini telah berada pada tahap pembuatan prototype produk yang dikemas dalam bentuk workshop. Setelah berhasil melakukan workshop bagi IKM minyak atsiri (membuat prototype produk turunan sereh wangi) selasa dan rabu pekan lalu. STP Unand langsung menggelar workshop implementasi teknologi bagi IKM rendang (Jumat, 24 Juli 2020). Kegiatan ini dilakukan di Pusat IKM Rendang Kota Payakumbuh.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr. Eka Candra Lina, selaku ketua STP Unand; Koordinator Pusat Produksi dan Inovasi Hasil Riset Unand; Asisten 3 Kota Solok; Kadis Koperindag Kota Solok; Kadis Tenaga kerja dan perindustrian Kota Payakumbuh; dan Kepala UPTD Pusat IKM Rendang Kota Payakumbuh. Workshop yang dilakukan diantaranya adalah pengenalan implementasi teknologi pembuatan rendang kepada IKM. Diantaranya adalah: proses pemasakan menggunakan steamer, alat ini menggunakan uap panas sebagai sumber panas untuk pemasakan (dalam hal ini rendang). Metode steaming (pengukusan) ini merupakan salah satu metode pemasakan yang banyak dilakukan dalam pengolahan bahan pangan. Beberapa metode pengolahan bahan pangan dilakukan dengan tujuan untuk mempertahankan nilai gizi dari bahan pangan tersebut. Pada proses pemasakan rendang dengan mengatur tekanan uap yang dihasilkan dari steamer, sehingga proses pemasakan dapat dilakukan lebih cepat, selain itu steamer juga telah dilengkapi dengan alat pengaduk, sehingga proses pemsakana lebih praktis (tanpa pengadukan manual) dan lebih efisien dibandingkan dengan pembuatan rendang secara manual/tradisional. Seluh alat terbuat dari stainles steel, yang merupakan salah satu bahan yang aman digunakan untuk pengolahan bahan pangan.

WhatsApp Image 2020 07 25 at 10.06.09

Setelah selesai proses pemasakan, IKM juga diperkenalkan dengan teknik pengemasan, pada kesempatan ini dilakukan 2 tipe pengemas, yaitu pengemas kaleng dan pengemas pouch. Seluruh proses dilakukan dengan prinsip sanitasi dan higiena makanan. Hal tersebut bertujuan untuk menghasilkan produk dengan umur simpan yang panjang, hingga nantinya produk bisa dikomersialisasi hingga manca negara, atau sejalan dengan webinar sebelumnya yang diadakan oleh STP Unand dalam program inkubasi IKM Kota Solok juga dengan tema “Internasionalisasi rendang”.

Asisten 3 Kota Solok, Bapak Muhammad menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Tim Inkubasi STP Unand melalui ketua STP Unand Dr Eka Candra Lina, yang telah menginisiasi workshop implementasi teknologi pembuatan rendang bagi IKM Kota Solok, hingga pelaku usaha atau IKM rendang Kota Solok juga dapat mengenal dan sekaligus dapat menggunakan peralatan yang canggih dalam pembuatan rendang. Kedepannya, semoga IKM Kota Solok semakin maju dan dapat juga mengadakan peralatan yang serupa. Kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh juga disampaikan ucapan terimakasih, telah menyambut dan menfasilitasi sekaligus juga berharap agar dapat berkolaborasi dalam hal komersialisasi produk rendang. Bapak Wal Asri selaku kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh menyambut baik harapan yang disampaikan Asisten 3 Kota Solok tersebut, dengan membuka kolaborasi.

WhatsApp Image 2020 07 25 at 10.06.09 2  

Dr. Eka Candra Lina, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa “teknologi itu harus diperkenalkan dan sekaligus di implementasikan. Karena dengan teknologi pekerjaan bisa berjalan lebih cepat dan mudah. Saat ini Kota Payakumbuh merupakan salah satu yang memiliki peralatan pembuatan rendang yang telah menerapkan teknologi, makanya kami tim inkubasi membawa IKM Kota Solok ke Pusat IKM rendang Kota Payakumbuh. Alhamdulillah saat ini Kota Payakumbuh juga telah memiliki peralatan pengemasan rendang menggunakan kaleng. Beberapa waktu lalu, STP Unand juga telah melakukan inkubasi bagi IKM rendang di Kota Padang, namun tahap pengenalan pengalengan rendang dilakukan di Yogyakarta”. Ditempat terpisah Dr. Eka Candra Lina menyampaikan: “Kami akan terus melakukan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengenalkan dan sekaligus melatih IKM yang mau bergabung menjadi mitra, terutama dalam pemanfaatan teknologi dalam berbagai proses pengolahan produk pangan atau produk lainnya.”

10 June 2020

Materi Webinar Peluang Bisnis : Essential Oil oleh apt. Vanji Ikhsan Azis. M.Farm.Ind : [Download Disini]

10 June 2020

Materi WEBINAR Mendahulukan Yang Terabaikan : Mengembangkan Potensi Serai Wangi Sumbar Menjadi Produk Olahan [Download disini]

27 January 2020

Padang, (Unand) – Science Techno Park Universitas Andalas memfasilitasi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjual produk-produknya melalui e-commerce yang dilaksanakan pada Senin, 27 Januari 2020 bertempat di Dilo Telkom Sumbar.

27 januari 2020 2

Akses pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjual produk-produknya melalui e-commerce, belum sepenuhnya sesuai harapan termasuk di Sumbar. Masih terbatasnya kemampuan ditambah skala produksi masih kecil, menjadi hambatan utama, hal ini dikemukakan dalam Pasar Online Mitra dan Tenant Science Techno Park Unand.

            Kegiatan ini menghadirkan perwakilan Shopee Padang, Nanda Saputra yang diikuti tak kurang dari 21 peserta mitra dan tenant STP Unand. Tahap awal dalam kegiatan ini lebih memperkenalkan kepada pelaku UMKM soal seluk beluk berjualan di Shopee dengan begitu, mereka bisa lebih mudah mengakses penjualan lewat e-commerce. Ketua STP Unand mengatakan, bahwa pengguna e-commerce di Indonesia mengalami peningkatan sangat signifikan. Bila ditahun 2014 tercata hanya 19,8 juta orang, namun di tahun ini diperkirakan jumlahnya melonjak tajam menjadi 39,3 juta. Hal ini diperkuat oleh data statistic dari Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Internet Indonesia (APJII) yang mencatat bahwa pengguna internet meningkat dengan pesat dari 88,1 juta pengguna di tahun 2015 menjadi 143,26 juta pada tahun 2017. Berdasarkan data itulah, kita melihat bahwa, bila ingin pelaku UMKM berkembang salah satu channel pemasaran yang perlu digarap adalah e-commerce.

27 januari 2020

Kita sangat berharap pelaku usaha yang mengikuti kegiatan ini, bisa menggali informasi soal seluk beluk pemasaran lewat e-commerce. Science Techno Park Unand sejauuh ini sudah membuat inkubasi bisnis terhadap pelaku UMKM di Sumbar. Program yang sudah berjalan sekitar dua tahun ini, sudah mulai memperlihatkan hasil. Beberapa binaan Unand mulai beranjak menuju mandiri. Sementara perwakilan Shopee Padang, Nanda Saputra menyebutkan “pelatihan ini baru tahapan awal bagi pelaku usaha mengenal Shopee dan berjualan secara online”. Selepas kegiatan ini pihak STP Unand terus memantau perkembangan peserta dalam berjualan. Bagi pelaku usaha yang berhasil akan diikutkan dalam pelatihan tingkat lanjut.

27 januari 2020 3

28 January 2020

Padang, (Unand) – Science Techno Park Universitas Andalas menjadi tuan rumah dalam pertemuan dengan Pemko Solok guna mendukung pengembangan perekonomian di Kota Solok yang dilaksanakan pada tanggal, 28 Januari 2020 bertempat di Gedung Science Techno Park Universitas Andalas.

28 januari 2020

 

Guna mendukung perekonomian Kota Solok, khususnya kopi payo, rendang, minyak atsiri dan makanan ringan, Pemko Solok menggandeng Science Techno Park (STP) Unand dengan membentuk pengembangan melalui inkubasi bisnis terhadap calon-calon pengusaha di Kota Solok. Kegiatan ini ditandai dengan penandatangan MoU Pemko Solok dengan STP Unand yang dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Solok Bujang Putra, perwakilan Bappeda Trisnawati beserta jajaran, Ketua STP Unand Dr Eka Candra Lina, Prima Fithri MT beserta jajaran, dan juga Ketua LPPM Unand Dr Uyung Gatot S Dinata.

            MoU merupakan langkah awal untuk mendidik dan membina calon-calon pengusaha di Kota Solok. Dinama, fokus pengembangannya yaitu kopi payo, rendang, minyak atsiri, serta makanan ringan. Science Techno Park (STP) Unand, memberikan dukungan anggaran dan peralatan pendukung. Peserta yang mengikuti inkubasi bisnis akan direkrut secara terbuka dengan catatan, mereka memang berminat berbisnis. Masing-masing bagian bisnis dibagi dalam dua kelompok kecil terdiri atas 5 – 10 orang. Kerja sama ini juga menyasar penanganan aspek pemasaran terhadap produk-produk tersebut. Bapak Bujang Putra selaku Koperasi dan UKM Kota Solok berharap, lewat kerja sama ini mampu meningkatkan jumlah pengusaha di Kota Solok.

            Sementara itu perwakilan Bappeda Kota Solok Trisnawati, mendukung kerja sama ini dan beliau yakin bila kerja sama ini berjalan baik, peningkatan jumlah pengusaha di Kota Solok makin bertambah. Hal tersebut di setujui oleh Ketua Scince Techno Park (STP) Unand dan beliau juga akan menindaklanjuti kerja sama ini secara bersama.

27 December 2019

Padang (Unand) - Di penghujung tahun 2019, Universitas Andalas melakukan kegiatan IPTEK BERBASIS INKUBASI INOVASI DAN DUNIA USAHA (IbIIDU) yang bertemakan Peningkatan Jumlah Usaha/Mitra Berbadan Hukum. 

Kegiatan ini selalu dilakukan LPPM Universitas Andalas guna membantu masyarakat dan pelaku usaha untuk dapat melegalkan usaha nya. Legalitas usaha sangatlah penting bagi suatu usaha. 

Selama ini pelaku usaha sering berpikiran bahwa tanpa adanya , acara yang di selenggarakan atas kepedulian Universitas Andalas dalam mendukung para mitra membuat legalitas usaha seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), usaha mereka dapat juga berjalan sebagaimana mestinya. Padahal dengan memiliki SIUP, 

Para pelaku usaha banyak mendapatkan manfaat dari itu. Usaha kita akan diakui pemerintah secara penuh dan akan mendapatkan perlindungan hukum. Dengan memiliki SIUP, maka pelaku usaha juga akan mudah ketika melakukan pinjaman modal ke bank atau koperasi. Jika usaha kita nantinya akan menjadi bisnis ekspor-impor maka SIUP sangatlah penting untuk dimiliki.  Dengan adanya SIUP, usaha kita juga dianggap telah memiliki kredibilitas sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap usaha kita.

primafithri3 2

1. Foto bersama Narasumber

Melalui kegiatan ini, yang diketuai oleh Prima Fithri, MT (Dosen Jurusan Teknik Industri) mengundang Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM&PTSP) Kota Padang yang dihadiri oleh Kabid Administrasi Perizinan, Bapak Spero Meilyora, M.Si, untuk mengajak para pelaku usaha khususnya tenant Universitas Andalas dan mitra Unand pada umumnya untuk beramai-ramai mendaftarkan usahanya melalui Dinas PM&PTSP. Untuk pendaftaran SIUP dan perizinan lainnya tidaklah sulit. Dari tahun 2018 Dinas PM&PTSP telah memiliki website pendaftaran online yang dinamakan SAPO RANCAK (www.pnptsp.padang.go.id).

Para pelaku usaha dapat mendaftar dari mana saja. Prosesnya juga tidaklah serumit yang dibayangkan dan gratis juga tanpa dipungut biaya sepeserpun. Pendaftar cukup melengkapi persyaratan yang telah ditentukan kemudian menunggu selama 5 hari kerja, dan SIUP nya telah berhasil didapatkan. Dengan syarat semua persyaratan lengkap dan tidak ada masalah lainnya.

Pada kegiatan yang telah dilaksanakan pada Hari Jum’at lalu 27/12 peserta yang datang berasal dari tenant Science Techno Park (STP) Universitas Andalas serta mitra Universitas Andalas. Peserta sangatlah antusias dan merasa tertolong bagaimana melakukan proses pendaftaran SIUP tersebut. Kegiatan ini diharapkan semua tenant STP Unand yang terdiri dari 12 tenant telah memiliki legalitas usaha berupa SIUP. Selain itu, juga mitra dan IKM Kota Padang juga tergerak untuk mendaftarkan usahanya dengan segera.

primafithri3

2. Foto bersama Peserta

 

primafithri2

3. Brosur Pelatihan

 

Page 1 of 5

Kontak Science Techno Park Universitas Andalas

+62-751-72645
stp@unand.ac.id

Alamat Kantor STP

Jl. Moh. Hatta, Kampus Limau Manis Padang Sumbar - Rektorat LPPM - Universitas Andalas